Willard C. Bleyer dalam Romli (2009:35) mengemukakan bahwa, “Berita adalah sesuatu yang baru yang dipilih oleh wartawan untuk dimuat dalam surat kabar sehingga menarik minat bagi pembacanya”, sedangkan menurut Eric C. Hepwood mengatakan bahwa, “berita merupakan suatu laporan pertama dari sebuah kejadian penting yang bisa menarik perhatian umum.”
Terdapat empat unsur yang membuat sebuah peristiwa itu layak diangkat menjadi berita, yaitu antara lain:
Unsur Berita
Unsur-unsur berita menurut Inung Cahya S antara lain:
What
Berita yang baik apabila terdapat unsur what, artinya berita tersebut bisa menjawab pertanyaan apa
Who
Pengertian Paragraf, Jenis, Ciri + Fungsi Paragraf
Sebuah berita dapat dikatakan yang baik apabila memenuhi unsur who, artinya terdapat keterangan yang faktual dari orang-orang yang terlibat dalam peristiwa.
When
Sebuah berita bisa dikatakan baik apabila dapat memenuhi unsur when, artinya bisa menyebutkan waktu kejadian peristiwa
Where
Sebuah berita bisa dikatakan baik apabila dapat memenuhi unsur where, artinya adanya gambaran tentang tempat kejadian yang lengkap.
Why
Sebuah berita bisa dikatakan baik apabila dapat memenuhi unsur why, artinya adanya sebuah latar belakang atau alasan terjadinya peristiwa
How
Sebuah berita dapat dikatakan baik apabila bisa memenuhi unsur how, artinya bisa menjelaskan kejadian suatu peristiwa dan akibat yang ditimbulkannya.
Jenis Berita
Menurut Sumadiria (2008:69-71), jenis berita dibagi menjadi tiga yaitu:
Berita Elementary
Straight news report: memfokuskan diri pada laporan langsung dari sebuah peristiwa, misalnya sebuah pidato yang umumnya merupakan suatu berita yang langsung dan hanya menyajikan apa yang terjadi dalam waktu singkat.
Depth news report: sang wartawan menyusun menyusun informasi berdasarkan fakta-fakta tentang suatu peristiwa untuk dijadikan sebagai informasi tambahan. Misalnya: dalam sebuah pidato pencalonan presiden, reporter akan lebih memasukkan pidato dari calon itu dibandingkan dengan pernyataan-pernyataan yang dikeluarkan oleh calon presiden tersebut.
Berita Intermediate
Interpretative report: memfokuskan pada peristiwam isu ataupun masalah yang kontroversial. Akan tetapi fokus beritanya tetap berdasarkan fakta bukan opini.
Feature story: dalam feature story ini penulis menyajikan sebuah berita dengan gaya penulisan dan humor yang membuat pembaca tertarik.Berita advence
Depth reporting: merupakan sebuah laporan peristiwa yang aktual atau fenomenal yang bersifat tajam, lengkap, utuh dan mendalam.
Investigative reporting: berita jenis ini umumnya memfokuskan diri pada masalah-masalah yang kontroversial. Meskipun demikan, dalam investigasinya para wartawan melakukan penyelidikan untuk dapat memperoleh fakta-fakta yang tersembunyi demi tujuannya. Bisanya dalam pelaksanaanya sering bersifat ilegal atau tidak etis.
Editorial writing: berita penting yang penyajiannya ditafsirkan fakta dan opini dan dapat mempengaruhi pendapat umum.
Unsur-unsur dalam pembuatan berita
Unsur-unsur dalam pembuatan berita dibagi menjadi empat yaitu:
- Aktual
- Faktual
- Penting
- Menarik
- Teknik Membacakan Berita
Adapun hal-hal yang harus diperhatikan dalam membacakan berita adalah sebagai berikut:
- Lafal
- Tekanan nada
- Intonasi
- Jeda
- Volume
- Tempo
Artikel diambil dari situs pengertiandefinisi.com sebagai syarat pembuatan blog UTS mata kuliah internet.

Komentar
Posting Komentar